Massage Hamil

Ketika hamil seorang ibu akan mengalami banyak perubahan, secara fisik, maupun secara fisiologis dan spiritual. Perubahan fisik akan memicu stress dan rasa tidak nyaman pada ibu. Massage kehamilan akan membantu ibu dalam mengatasi hal ini

Keuntungan massage hamil

Penelitian menemukan bahwa terapi massage selama kehamilan dapat mengurangi gangguan emosi, menurunkan gejala depresi, merilekskan ketegangan otot dan nyeri persendian, dan membantu meningkatkan hasil persalinan.

Massage hamil mempunyai tujuan melalui teknik yang berbeda, Swedish massage misalnya, bertujuan untuk meringankan ketegangan otot dan meningkatkan sirkulasi ldarah dan limpatik melalui tekanan ringan pada tubuh. Teknik massage ini direkomendasikan selama kehamilan karena bisa mengatasi gangguan skeletal dan masalah sirkulasi yang disebabkan perubahan hormone selama kehamilan.

Pengaturan hormon

Penelitian yang dilakukan selama ini menunjukkan bahwa hormone berhubungan dengan relaksasi dan stress, perubahan suasana diri seseorang (mood regulation) dan meningkatkan kesehatan kardiovaskular, jika terapi massage dilakukan pada masa prenatal/hamil. Pada wanita hamil yang melakukan massage hamil dua kali seminggu selama lima minggu menunjukkan perubahan kadar hormone, norephinephrin dan kortisol (hormone stress) mengalami penurunan, sedangkan dopamine dan serotonin (penurunan kadar dua hormone ini menunjukkan tingkat depresi seseorang) mengalami peningkatan. Perubahan kadar hormone ini membantu mengurangi resiko komplikasi selama proses kelahiran dan komplikasi janin itu sendiri, misalnya berat kelahiran yang rendah. Hasil ini akan dicapai apabila massage hamil dilakukan secara teratur selama kehamilan.

Mengurangi edema

Edema, pembengkakan sendi selama kehamilan disebabkan karena adanya sirkulasi darah yang berkurang dan tekanan uterus yang meningkat pada pembuluh darah utama. Massage hamil membantu mengurangi penyumbatan cairan pada sendi yang bengkak, juga meningkatkan pembuangan sisa metabolisme jaringan melalui system pembuluh limpatik.

Mengurangi nyeri saraf

Ketika masa akhir kehamilan, ibu hamil biasanya mengalami nyeri sciatica. Hal ini terjadi karena uterus yang menempati dasar panggul dan ditopang oleh punggung bawah. Tekanan uterus menyebar ke kaki bagian atas dan bawah, menyebabkan pembengkakan danterjadi tekanan berlebih pada saraf yang berdekatan. Massage hamil akan membantu mengurangi tegangan pada saraf tersebut. Banyak ibu hamil yang merasakan penurunan nyeri sciatica setelah menjalani massage hamil secara teratur.

  • Massage hamil mangurangi pembangkakan/edema pada tangan dan kaki
  • Massage hamil mengurangi nyeri sciatica
  • Massage hamil melonggarkan ketegangan otot pada punggung bawah dan leher, betis kaku, dll
  • Relaksasi pada massage hamil akan membantu mengurangi insomnia
  • Massage hamil meningkatkan sirkulasi darah dan limpatik sehingga pembuangan tiksin tubuh lebih banyak
  • Massage hamil meningkatkan asupan oksigen sampai 10-15% setelah massage
  • Massage hamil meningkatkan system kekebalan tubuh
  • Massage hamil meningkatkan pelepasan endorpine ke otak dan saraf
  • Massage hami mengurangi resiko depresi selama kehamilan dan post partum

Sebaiknya anda mengunjungi tempat yang terpercaya dalam melakukan massage hamil. Di tempat tersebut anda akan dilayani oleh terapis berpengalaman, dan memahami keamanan kehamilan selama melakukan massage hamil.

Posisi tubuh selama massage

Sebaiknya massage hamil dilakukan dengan posisi miring dengan bantal sebagai penyangga perut. Message bed dengan lubang di tengah untuk perut masih memberikan tekanan yang cukup mengganggu pada perut, perut akan menggantung sehingga menyebabkan stretching pada ligament uterus. Pada usia kehamilan di atas 22 minggu, ibu sebaiknya tidak berbaring terlentang dalam waktu yang lama, karena tekanan uterus akan mengganggu sirkulasi darah ibu dan janin. Ibu boleh menanyakan posisi massage kepada provider sebelum melakukan reservasi untuk massage.

Cari terapis dan provider yang terpercaya

Sangat penting untuk mendapatkan terapis yang berpengalaman. Terapis diharapkan memahami keamanan kehamilan selama melakukan massage hamil.

Perhatikan bagian tubuh yang rawan

Terapis yang berpengalaman sangat hati-hati pada area antara tumit dan engkel, juga pada tangan. Pada ilmu akupressur, jika dilakukan massage area ini akan memicu kontraksi otot panggul termasuk rahim. Jika ibu hamil pernah mengalami kontraksi pre-term atau mengalami kontraksi  Braxton-Hicks secara tetap, ibu boleh mengingatkan terapis untuk menghindari area di atas.

Ibu sebaiknya berkonsultasi dengan dokter kandungan jika mengalami keadaan berikut sebelum melakukan massage hamil:

  • Kehamilan resiko tinggi
  • Hipertensi karena kehamilan
  • Preeclampsia
  • Persalinan pre-term sebelumnya
  • Pernah mengalami pembengkakan yang parah, tekanan darah tinggi, sakit kepala parah atau mendadak

Keamanan massage kehamilan

Adanya statistik keguguran yang meningkat pada 12 minggu awal kehamilan, menyebabkan provider berhati-hati dalam menerima klien dengan kondisi hamil. Umumnya akan ditanyakan usia kehamilan jika ibu melakukan reservasi. Jika usia kehamilan memasuki trimester kedua, provider akan memberikan jadwal bagi ibu untuk massage hamil.

Memadukan massage untuk kesehatan kehamilan

Massage akan membantu kesehatan prenatal secara keseluruhan pada kebanyakan wanita hamil. Bersamaan dengan layanan kesehatan dari tenaga medis professional, massage hami bisa dipadukan sebagai suplemen kesehatan fisik dan psikis untuk menunjang hasil kehamilan yang maksimal.  Berkonsultasilah dengan dokter spesialis atau bidan sebelum memulai massage hamil.

Hubungi kontak kami untuk informasi dan reservasi (0341-362579)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>